Showing posts with label Otomotif. Show all posts
Showing posts with label Otomotif. Show all posts

Wednesday, 20 March 2013

Tips Menghadang Banjir



Kami yakin Anda sebagai pecinta mobil tak akan tega menceburkan mobil kesayangan ke banjir. Sayangnya kadang banjir bisa datang secara instan dan tak terduga.

Seperti yang terjadi 17-18 Januari lalu. Hujan deras mengguyur di pagi hari tak butuh lama untuk menciptakan genangan air tinggi di sejumlah titik di Jakarta dan sekitarnya. Kalau sudah begini, menerjang banjir menjadi opsi yang terkadang sulit terhindarkan bagi sebagian pengendara.

Aksi menerjang banjir memang bisa dibilang nekat. Karena meski ada kemungkinan selamat, probabilitas untuk terjadi kerusakan serius juga sama besarnya. Nah, kami akan memandu Anda bagaimana trik meminimalkan risiko kerusakan seandainya terpaksa ‘nekat’ menerjang banjir. Setidaknya memperbesar kemungkinan tak terjadinya kerusakan setelah melewati banjir.

PERHATIKAN KETINGGIAN AIR
Semakin tinggi genangan air, artinya semakin besar pula risiko merusak. Intinya, banjir yang hendak dilalui tidak mendekati atau bahkan lebih tinggi dari lubang masuk udara kendaraan Anda. Bersabarlah dahulu dan perhatikan mobil lain yang menerjang banjir, lebih baik lagi kalau ada mobil serupa sehingga bisa dijadikan referensi.

Tentukan rute dan jalur Anda di banjir, pilihlah genangan yang paling rendah serta bebas dari hambatan seperti polisi tidur, jalan rusak atau lainnya. Karena saat menerjang banjir, konstannya kecepatan mobil memegang peranan penting dalam meminimalkan risiko.

JAGA JARAK
Karena kecepatan konstan sangat penting, pastikan mobil di depan memiliki jarak cukup jauh. Bila masih dekat, tunggu saja sebelum Anda melaju. Jalankan mobil Anda setelah cukup yakin mobil di depan tak akan menghalangi laju mobil Anda.

PUTARAN MESIN RENDAH
Jangan percaya mitos yang bilang saat menerjang banjir putaran mesin harus tinggi supaya mesin tak mudah mati atau untuk melawan air yang masuk lewat knalpot. Aksi ini justru memperbesar daya isap udara dari mesin dan makin memungkinkan air masuk ke dalam mesin. Akibatnya terjadi water hammer dan mesin pun berantakan.

Justru jalankan mobil dengan putaran rendah di kisaran 1.500-2.000 rpm. Kalaupun air tetap masuk ke ruang mesin, kerusakan yang terjadi juga bisa lebih minimal dibanding memakai putaran tinggi.

IKUTI GELOMBANG
Saat melintasi banjir, bagian depan mobil menabrak air dan menciptakan gelombang. Gelombang ini akan bergerak maju searah serta dengan kecepatan tertentu dan meninggalkan celah air lebih dangkal di belakangnya.

Anda tak perlu mendahului rambatan gelombang itu, justru sangat baik untuk mengikutinya dari belakang. Jaga momentum mobil supaya kecepatan mobil dengan gelombang sama. Dengan begitu Anda seakan melintasi banjir yang lebih dangkal.

JANGAN SETENGAH KOPLING 
Sebisa mungkin lepaskan injakan kopling ketika melewati banjir. Biarkan plat kopling saling menempel erat dan melajukan mobil secara konstan. Terlalu sering menggunakan setengah kopling hanya memperbesar kemungkinan kopling terbakar dan menaikkan putaran mesin. Kedua hal itu akan sangat merugikan di tengah banjir.

MATIKAN MESIN SEGERA SAAT DARURAT
Terkadang kita bisa salah perhitungan dan justru masuk ke banjir yang lebih dalam di tengah-tengah. Ketika ini terjadi, jangan panik. Lihat dan rasakan apakah mobil masih mungkin menembus di kedalaman ini atau mobil mulai bergeser akibat mengapung.

Tapi bila ketinggian air sudah melampaui saluran masuk udara ke mesin atau bahkan kap mesin, langsung matikan mesin Anda segera. Begitu pula ketika terasa ada tanda-tanda mesin kemasukan air dan sudah mbrebet hendak mati. Dengan mematikan mesin lebih awal, Anda akan menghilangkan risiko terjadinya water hammer.

Mobil bisa jadi terendam interiornya. Tapi biaya perbaikannya relatif lebih murah ketimbang mesin mati akibat water hammer yang pada ujungnya menyebabkan mobil terendam juga.

KERINGKAN REM
Setelah melewati banjir, piringan rem akan basah dan tahanannya berkurang. Hal ini secara serius berdampak pada penurunan daya pengereman.

Hindari langsung menambah kecepatan usai melewati genangan air. Keringkan rem dengan cara menginjak pedal rem sedikit diiringi pedal gas bersamaan. Lakukan ini sekitar 20 detik, lantas cek daya pengereman dengan mengerem normal. Bila belum, injak pedal bersamaan 20 detik lagi. Ulangi terus langkah ini sampai pengereman kembali normal.

CEK FLUIDA
Banjir yang menyentuh bagian bawah mesin dan girboks bisa membuat air merasuk ke dalam dan bercampur dengan pelumas. Begitu keadaan memungkinkan, segera cek oli mesin, transmisi dan minyak rem. Anda bisa lakukan sendiri atau minta bantuan bengkel. Bila warna oli berubah menjadi muda atau keruh seperti susu, berarti sudah terkontaminasi air. Segera ganti fluida yang terkontaminasi itu.


http://autobild.co.id/read/2013/03/04/7379/53/15/Terpaksa-Nekat-Ini-Tipsnya

Test Drive Nissan Juke




 Konsumsi BBM dalam kota/tol : 20/14,1 km
HC idle/3.000 rpm : 7/14 ppmVol
CO idle/3.000 rpm : 0,00/0,03 Vol
Teknologi :
- Dual katup variabel
- Transmisi CVT dual platenery gear
- Eco Mode

Merah menjadi ikon terhadap sebuah warna yang agresif. Hal inilah yang coba ditawarkan Nissan terhadap Juke RX Red Edition yang telah diluncurkan pada IIMS tahun lalu.

Tipe ini merupakan edisi khusus. Pihak Nissan memberikan sentuhan berbeda pada sektor eksterior Juke ini.

Hal ini terlihat dari sisi eksterior. Pada bagian depan terdapat gril dengan warna gun metallic. Sementara itu pada bagian belakang terdapat spoiler yang diletakkan di atap agar Juke terlihat lebih sporty.

Sentuhan khusus juga diberikan pada sektor interior mobil berjenis crossover ini. Pihak pabrikan melaburkan warna merah pada beberapa elemen kabin, seperti trim pintu dan konsol tengah.

Nuanasa merah di dalam kabin tentu semakin menambah unsur sporty. Tak hanya itu saja, jok berlapiskan kulit dan dilengkapi dengan arm rest berbahan suede  membuat pengemudi kian nyaman.

Apalagi saat membawa mobil ini berjalan melintasi jalanan yang cukup lenggang. Dengan mode Sport, tenaga dari mesin berkapasitas 1.498 cc ini terasa responsif.

Akselerasi terasa halus lantaran mesin bertenaga 114 dk tersebut dipasangkan dengan transmisi CVT. Nissan Juke ini cukup irit. Saat saya mengganti mode Sport dengan mode Eco, konsumsi bahan bakar dalam kota untuk 1 liter bensin dengan RON92 dapat menempuh jarak 14,1 kilometer.

Satu yang unik adalah di­tanggalkannya CD Player sebagai sarana audio di Juke. Menurut pihak Nissan, tren saat ini sudah beralih kepada input USB ketimbang kepingan CD. Namun Nissan menyediakan fiturbrowser untuk “bermain” internet. untuk menggunakannya, Anda memerlukan koneksi wifi.

Bentuk eksterior Nissan Juke yang unik juga cukup membuat saya sulit saat melihat sisi depan mobil dari dalam. Sehingga saya harus ekstra hati-hati saat berada di kemacetan agar tidak tersenggol oleh pe­ngendara roda dua yang suka menya­lip-nyalip di kema­cetan.

Saat saya memasuki ja­lanan berlubang, bantingan suspensi dari Nissan Juke tergolong keras diantara mobil Nissan yang lain. Tapi hal tersebut masih bisa di tolerir karena Nissan Juke lebih berkonsep sporti.

Efek dari kondisi tersebut, saya pun mendapatkan kenikmatan tersendiri. Suspensi yang agak keras membuat mobil ini lebih stabil, terutama saat saya bermanuver di tikungan cepat.

Saat parkir, sensor parkir di mobil ini sangat membantu saya.  Lampu depan pun sudah menggunakan bohlam HID. Sehingga sinar yang dihasilkan jadi cukup terang saat saya menikmati jalanan ibu kota di malam hari.

 Nissan Juke RX Red Edition 
 Harga on-the-road  Rp 259,8 juta
 Mesin/kapasitas 4 silinder dual CVTC/1.498 cc
 Tenaga maksimum 114 dk/6.000 rpm
 Torsi maksimum 150 Nm/4.000 rpm
 Transmisi  Otomatis CVT/FWD 
 Dimensi (P x L x T) 4.135x1.765x1.565 mm
 Wheelbase 2.530 mm
 Kapasitas tangki/ban serep 52 Liter/ full size
 Bobot  1.333 kg
 Ukuran ban 215/55 R17
 PERFORMA 
 0-100 km/jam 11,1 detik 
 0-60 km/jam 5,27 detik
 60-80 km/jam 2,57 detik *
 80-100 km/jam 3,25 detik *
 100-120 km/jam 4,35 detik *
 RPM@ 100 km/jam 1.600 rpm
 Pengereman (100-0 km/jam) 42,93 meter 
 *=kickdown 
 FITUR 
 Airbag/ABS/EBD/BA  2/ada/ada/ada 
 Kontrol traksi/ESP  Ada/tidak 
 AC climate control/dualzone/double blower Ada/tidak/tidak 
 CD/MP3/DVD player/cup holder* Tidak/tidak/tidak/6 
 Monitor/USB/Aux-In Ada/ada/ada 
 Tombol audio setir/cruise control  Tidak/tidak 
 On-Board Computer/voice command Ada/tidak 
 Jok elektrik/heater/ECO Mode  Tidak/tidak/ada 
 Launch control/suspension control  Tidak/tidak 
 Keyless entry/alarm/smart key/immobilizer  Ada/ada/ada/ada 
 Setir adjustable reach/rake  Ada/tidak 
 Headlamp projector/auto levelling/HID Tidak/tidak/ada 
 Spion/pelipat elektrik/foglamp  Ada/ada/ada 
 Kamera parkir/sensor parkir/hujan/lampu  Tidak/ada/tidak/ada 
 Auto door-lock/sunroof/pelek*  Tidak/tidak/17 inci 

 RIVAL
 Toyota Rush S A/T

Mesin : 1.495 cc 4-silinder, 109 dk
0-100 km : 14,69 detik
Harga : Rp 221,3 juta

+ Harga, kabin lapang, suspensi empuk
-  Limbung, tarikan kurang, kurang irit

 FIRST OPINION
Bentuk mobil ini memang unik. Fitur di dalamnya juga unik dan tidak dimiliki oleh pesaingnya. Terutama mode AC dan mode pengaturan compu­ter pada mesin yang dapat berganti dengan hanya menekan sebuah tombol saja.

Ditambah lagi dengan jok semi bucket berlapis kulit dan arm rest berbahan suede yang semakin menambah unsur sporty Nissan Juke. Harganya yang melebihi Rp 250 juta dirasa sesuai dengan apa yang didapat dari Nissan Juke RX Red Edition ini.

SEKILAS PANDANG

- Model ini diperkenalkan pada IIMS 2012.
- Hanya tersedia 2 pilihan warna; merah dan putih.

Aventador, Banteng Italia Terhebat







Lamborghini Aventador LP700-4 Roadster
Mesin : 6.498 cc V12, 700 dk
Torsi maksimum : 690 Nm/5.500 rpm
0-100km/jam : 3,0 detik (klaim)
Konsumsi BBM Kombinasi : 6,3 km/l (klaim)
Transmisi : Otomatis 7-speed/4WD
imensi (P x L x T ) : 4.780 x 2.030 x 1.136 mm
Wheelbase : 2.700 mm
Ground clearance : 100 mm
Ukuran ban : 255/35 R20, 355/25 R21 (Belakang)
Harga : Rp 11 miliar (estimasi)
Tentu dibutuhkan tempat spesial untuk menguji mobil spesial. Makanya kami terbang ke Miami untuk merasakan kehebatan Lamborghini Aventador LP700-4 Roadster, sebelum unitnya mendarat di Indonesia April ini.

Dari sisi teknis pengge­rak tak ada yang berubah di versi Roadster. Tentu saja perbedaan paling nyata adalah atap yang bisa dibuka untuk menghadirkan sosok menawan sebuah roadster. Alih-alih menggunakan soft top yang melipat otomatis, Lambor-ghini memilih atap keras terpisah yang harus dibuka tutup secara manual.

Ada beberapa alasan mengapa sistem yang agak merepotkan ini dipakai. Pertama, atap keras akan membuat tampilan Roadster tetap secantik versi kupe. Dan absennya motor penggerak jelas meringan-kan bobot secara signifikan. Karena terbuat dari material serat karbon pa­ling mutakhir, atap Roadster yang bisa disimpan di bagasi depan itu masing-masing hanya berbobot 6 kg.

Lamborghini mengklaim, saat atapnya dipa-sang mobil ini tak menga-lami perubahan rigiditas dibanding kupe. Sedangkan saat dibuka, penguatan sisi samping bodi akan membuat rigiditasnya tak jauh berbeda. Bahkan dari pengetesan di sirkuit, tak terjadi perbedaan waktu tempuh dari Roadster terhadap kupe. Artinya, Anda bisa lebih bergaya tanpa kehilangan performa.

Dengan bobot hanya 60 kg lebih berat, Aventador Roadster diklaim mampu menempuh 0-100 km/jam dalam 3,0 detik, hanya 0,1 detik di belakang kupe. Lebih menarik lagi adalah menyimak bagaimana 700 kuda liar Italia itu menghela Aventador Roadster.

Seperti diduga, aksele-rasinya sangat kuat. Penggerak 4 roda membuat traksi maksimal dan membuat tubuh kita terempas kuat ke belakang. Begitu gigi dipindah via paddle shift, terasa entakan brutal yang membuat kepala terantuk ke kursi secara keras. Terus terang rasa-nya kurang menyenangkan, tapi inilah wujud ke­gilaan sebuah Lambo. Anda akan merasa tegang dan terpompa adrenalinnya.

Pengendaliannya juga luar biasa. Mitos kalau Lamborghini tak lincah di trek itu sudah usang. Rekayasa teknik hebat membuat mobil ini bagai lalat yang mudah berubah arah. Ban super-lebar di belakang juga makin menajamkan respons saat keluar tikungan.

Di atas kecepatan 120 km/jam angin terasa keras menerpa kepala. Anda akan sulit berbicara de­ngan penumpang dan serasa dipaksa menikmati kemerduan mesin V12-nya. Bila masih kurang, Aventador Roadster dilengkapi kaca belakang yang bisa diturunkan ke bawah. Seketika raungan mesinnya lebih santer terdengar.

Yang agak mengejutkan adalah bantingan suspensinya. Saat kami ajak berjalan-jalan di kota Miami, suspensi mobil ini terasa lembut untuk ukuran supercar. Perut tidak terkocok dan Anda masih bisa melewati jalan bergelombang secara nyaman.

Kualitas interior me-ngagumkan dan posisi menyetir sangat mengasyikkan juga menambah ke­senangan saat me­ngendarai Aventador Roadster. Sungguh sebuah masterpiece.
FIRST OPINION
Aventador Roadster disiapkan Lamborghini sebagai model ikonik berikutnya. Parasnya yang eksotis akan segera menjejali banyak ruang dalam bentuk poster. Namun di balik itu, Lamborghini juga menyimpan kebrutalan khasnya dipadu kelembutan dan kualitas tinggi. Jelas tak bisa dilewatkan oleh kolektor mobil eksotis.
SEKILAS PANDANG
- Dijual di Indonesia paling lambat Mei.
- Konsumen bebas memilih corak interior dan eksterior.

Tuesday, 12 March 2013

Fitur Ini Bikin Ford Fiesta Tahan Banting


Ford Fiesta baru-baru ini mendapatkan peringkat bagus dalam uji tabrak (crash test) yang dilakukan oleh ASEAN NCAP (New Car Assessment Programme). Apa rahasianya?
"Peringkat bintang lima Ford Fiesta di ASEAN-NCAP semakin memperkuat komitmen kami dalam menyediakan keselamatan terkemuka di kelasnya di setiap kendaraan Ford yang kami tawarkan," ujar Communications Director ASEAN, Ford Motor Company Neal McCarthy.
McCarthy menuturkan Fiesta menyediakan perlindungan multidimensi bagi penggunanya, yang ditawarkan oleh airbag yang diaktifkan secara cerdas, kekakuan bodi mobil, dan perhatian saksama dalam mendefinisikan Fiesta dan kinerja keselamatannya.
Hasilnya Ford Fiesta 1.6L empat pintu memperoleh penilaian tertinggi dalam uji benturan independen pertama untuk spesifikasi keselamatan mobil ASEAN dengan mencapai peringkat bintang 5 untuk perlindungan pengguna dewasa (Adult Occupant Protection/AOP) dan nilai 66 persen untuk perlindungan penumpang anak-anak (Child Occupant Protection/COP), mencapai evaluasi tertinggi 15,73 dari skor penuh 16. 
McCarthy menuturkan Fiesta menyediakan keselamatan kelas dunia dalam paket platform kecil dan meningkatkan standar keselamatan di segmennya melalui pemanfaatan alat rekayasa global dan teknologi keselamatan canggih Ford. 
"Keselamatan telah ditanamkan mulai dari desain sampai produksi untuk memastikan kinerja terbaik dalam keselamatan aktif maupun pasif Ford Fiesta," ujarnya. Di balik eksterior Fiesta yang bergaya terdapat struktur berkekuatan tinggi yang disusun untuk menjaga kualitas sekaligus meningkatkan keselamatan pengendara dan penumpang. Lebih dari separuh struktur bodi mobil terbuat dari baja berkekuatan tinggi, termasuk baja dual-phase berkekuatan sangat tinggi dan baja Boron berkekuatan amat sangat tinggi. "Komponen-komponen ini menambah kekakuan dan mengurangi berat, meningkatkan efisiensi struktural sekaligus membantu Fiesta menghasilkan penghematan bahan bakar yang tinggi," ujarnya.
Fiesta juga dilengkapi dengan fitur keselamatan untuk membantu melindungi penggunanya saat terjadi tabrakan. Fiesta menyajikan serangkaian luas peralatan keselamatan canggih dan teknologi keselamatan pasif, termasuk tujuh airbag, airbag untuk pengendara dan penumpang tempat duduk depan, side-chest airbag baru, serta inflatable air curtain untuk penumpang tempat duduk depan dan belakang. 
Serangkaian uji kalibrasi sensor airbag juga telah dilakukan untuk memastikan airbag dapat aktif dengan benar dan tepat waktu saat paling dibutuhkan untuk memberikan perlindungan yang lebih aman. Kemudian Power-steering E-PAS yang unik memberikan rasa kendali yang lebih baik kepada pengendara dan meningkatkan kelincahan saat menaklukkan tikungan. ABS (double-circuit four-wheel anti-braking) dan EBD juga berkontribusi dalam meningkatkan keselamatan aktif mobil.
Bantalan punggung tempat duduk depan dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap cedera benturan kepala.  Selain itu, kap mesin berbentuk cangkang, kaca depan sporty dan kurva tiga-sayap pada bumper depan, serta elemen desain lainnya, seperti lampu depan bergaya, rangkaian grill penyerap benturan pada bumper, dirancang dengan memperhatikan keselamatan pejalan kaki guna meminimalkan kemungkinan cedera.
All-new Ford Fiesta diperkenalkan di ASEAN pada tahun 2010, dan diproduksi di usaha patungan Ford, AutoAlliance Thailand, di Rayong, Thailand. Di tahun 2012, Ford telah menjual lebih dari 43.210 Ford Fiesta di ASEAN, naik 26 persen dibandingkan 2011.